kekuasaan ini secara organisatoris dan kultural
diperbolehkan ,mudah menggunakannya dan sangat efektif untuk mendapat
kepatuhan,tetapi merendahkna kinerja dan kepuasan bawahan serta hanya dipatuhi
oleh orang yang berada dalam yurisdiksi kekuasaan.
4.kekuasaan keahlian (expert power ):para pengikut patuh
karena percaya bahwa pemimpin mempunyai pengetahuan dan kompetensi.kekuasaan
ini mengakibatkan kepuasaan kinerja tugas yang tinggi dari pengikut , seta
memerlukan energi emosional yang rendah dari pemimpin. akan tetappi ,kekuasaan
ini memerlukan waktu lama untuk memperoleh kepatuhan terutama dalam hal
perilaku salah dan jika pengikut tidak mempunyai tujuan yang sama dengan
pemipin.
5. kekuasaan referensi (referent power) :para pengikut patuh
karens mengagumi atau mengidentifikasikan dirinya dengan pemimpin dan ingin
memperoleh penerimaan dari pemimpin.kekuasaan ini dapat mengakibatkan kepuasaan
dan kinerja yang tinggi dari pengikutnya, tetapi untuk mengembangkannya
memerlukan waktu yang lama,dapat hilang jika terlalu banyak dipakai , dan harus
disertai dengan pemilkaan pengetahuan yang diperlukan dan keterampilan
impersonal.
konseptualisasi lain mengenai sumber-sumber kekuasaan adalah
dikotomi antara position power (kekuasaan karena kedudukan) dan personal power
(kekuasaan pribadi ) yang dikemukakan oleh Amitai Etzioni.menurut
Etzioni perbedaan keduanya berasal dari konsep kekuasaan itu sendiri sebagai suatu kemampuan untuk mempengaruhi
perilaku.
1. position power (kekuasaan karena kedudukan) adalah
pengaruh potensial yang berasal dari kewenangan yang sah (legitimate
authority),kontrol terhadap sumber-sumber daya dan imbalan,kontol terhadap
hukuman,kontrol terhadap organisasi mengenai lingkungan pekerjaan dan pekerjaan
fisik.
2. personal power (kekuasaan pribadi
)
kekuasaan ini berasal dari
keahlian dalam tugas,persahabatan dan kesetian, kemampuan persuasif,dan
kharismatik dari seorang pemimpin.
sementara itu Kenneth W Thomas
mengelompokkan kekuasaan menjadi 2 sebagai berikut:
1. kekuasaan personal
:kekuasaanyang bersumber pada kualitas atau pengetahuan seseorang meliputi
kekuasaan informasi,keahlian dan referensi.
2. kekuasaan posisional :
kekuasaan ini bersumber dari otoritas dan sumber-sumber yang berkaitan dengan
posisi seseorang meliputi otoritas,kekuasaan imbalan dan paksaan.
menurut Organ dan Bateman
mengemukakan sumber kekuasaan dalam organisasi terdiri dari:
1. Legitimasi
2. kontrol terhadap sumber daya
3. keahlian
4.hubungan sosial
5. karakteristik sosial
menurut Stepen P Robbins sumber
kekuasaan terdiri dari :
1. posisi
2. sifat-sifat personal
3.keahlian
4. peluang
sedangkan basis kekuasaan menurut
Stepen P Robbins terdiri dari :
1. paksaan
2. imbalan
3. persuasi
4. pengetahuan
Komentar
Posting Komentar